Lompat ke konten

Haii Mom’s Kebiasaan ini yang dapat merusak gigi anak

Ada berbagai cara untuk merawat gigi Si Kecil, mulai dari rutin menyikat giginya, mengurangi atau menghindari camilan manis yang dapat merusak gigi. Juga mengenali kebiasaan-kebiasaan yang dapat merusak gigi dan pertumbuhan giginya jadi terganggu.

Inilah saat yang tepat untuk mengajarkan kepada mereka bagaimana cara merawat gigi serta pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut. ⁣ Lalu apa saja kebiasaan yang dapat merusak gigi anak. 

Menghisap Jari

Mungkin banyak dari balita/ anak yang mempunyai kebiasaan ngempeng, Contoh kebiasaan mengempeng yang sering mommy liat yaitu menghisap jempol atau jari. Nah jika kebiasaan ini terus menerus dilakukan hingga anak berusia 4 tahun, akan dapat menyebabkan gigi anak tumbuh berantakan. Kebiasaan ini juga dapat menyebabkan kesulitan mengunyah. Perlu diingat bahwa mengisap jari pada fase oral merupakan sesuatu yang normal. Namun, apabila Si Kecil masih menghisap jari lebih dari usia 4 tahun, makan mommy disarankan untuk mulai menghentikan kebiasaan tersebut. 

Menggunakan Dot

Si kecil suka minum susu formula menggunakan Dot? seringkali para mommy memberi susu yang ditaruh di dot agar si kecil dapat tidur dengan cepat. Padahal, hal itu justru menyebabkan sisa susu menempel pada gigi yang kemudian menjadi plak. Jika tidak segera dibersihkan, lama-lama bisa terjadi karies. Jadi stop penggunaan botol dot ganti dengan cara menggunakan gelas serta sedotan untuk minum susu sebelum tidur.

Menggigit Kuku

Nah bagi mommy, sebaiknya harus waspada anak mempunyai jiwa penasaran yang sangat tinggi. Semua hal yang ada di sekitar mereka akan dicoba atau di explore. Memang itu bukanlah hal yang buruk, hanya bagi para orang tua perlu waspada dalam mengawasi setiap kegiatan yang sikecil lakukan. Sebaiknya para orang tua segera menegur atau memperingatkan, jika si kecil melakukan hal yang bisa membahayakannya. Contohnya menggigit kuku/ alat tulis. Kebiasaan menggigit benda keras, misalnya kuku, pensil, atau benda lain, bisa menyebabkan kelainan struktur rahang. Gigi akan mengalami crossbite, yaitu kondisi gigi bawah lebih maju dari gigi atas. Selain itu, kebiasaan ini juga bisa membuat gigi retak dan rapuh.

Kebiasaan makan makanan Manis

Sudah menjadi kebiasaan si kecil mengkonsumsi makanan makanan yang manis seperti, permen, coklat dan lain lain. Mengkonsumsi makanan dan minuman manis dapat membuat derajat keasaman yang ada pada rongga mulut meningkat karena sisa gula yang tertinggal di dalam mulut akan diubah oleh kuman-kuman plak menjadi asam. Selain itu, lapisan gigi terluar akan terkikis dan menimbulkan lubang setelah mengonsumsi makanan manis. Sebaiknya para orang tua jangan terlalu sering memberikan si kecil makanan dan minuman yang berkadar gula tinggi. Cobalah untuk memberi makanan dan minuman lain seperti sayuran dan buah-buahan yang dijus yang memiliki gizi dan vitamin yang juga bermanfaat bagi tubuh kembang si kecil. Jika si kecil telah selesai makan atau minum yang manis sebaiknya segera berkumur setelah itu.

Pasti Mommy sering mendengar rekomendasi untuk periksa gigi ke dokter gigi setiap enam bulan sekali. Namun, banyak sekali orang yang enggan untuk melakukannya dan memilih pergi ke dokter gigi saat sudah sakit. Padahal dengan rutin ke dokter gigi keluhan sakit bisa dihindari.

Tujuan dari pemeriksaan rutin setiap 6 bulan sekali adalah untuk mencegah, mendeteksi secara dini apabila ada kelainan dan mendapatkan perawatan gigi segera sebelum keadaan menjadi semakin parah. Jadi para orang tua sebaiknya mulai sekarang ajak keluarga untuk rutin ke dokter gigi, supaya gigi sehat. kunjungi dokter gigi di Pondok Aren Tangerang Selatan happyteethdentalcare. yang sudah pasti dan terpercaya dalam mengobati setiap keluhan yang pasien rasakan. Merupakam klinik gigi di Pondok Aren Tangerang kepercayaan keluarga.